Situs Poker Online Indonesia
Di Piala Dunia 2014, Belanda Masih Merasa Trauma

Di Piala Dunia 2014, Belanda Masih Merasa Trauma

10 Jun, 2014

SALVADOR – Arjen Robben dan juga Wesley Sneijder tak akan bisa melupakan kenyataan ‘pahit’ yang telah mereka alami pada saat membela Belanda di partai final Piala Dunia tahun 2010 lalu saat bertemu Spanyol. Ya, Setelah melewatkan momen berharga yang diciptakan oleh Robben saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper andalan Spanyol, Iker Casillas. Tiba-tiba momen tersebut berganti pada menit 116 saat, gelandang serang La Furia Roja, Andres Iniesta membuat gol penentu kemenangan Spanyol di partai puncak.

Netherlands' Sneijder reacts at the end of their 2010 World Cup final soccer match against Spain at Soccer City stadium in Johannesburg

Hal tersebut masih dirasakan hingga saat ini oleh Sneijder ataupun Robben. Bagi pemain Galatasaray tersebut, kegagalan mnereka nuntuk memenangkan Piala Dunia di tahun 2010 lalu merupakan sebuah kekecewaaan terbesar yang mereka alami.. “Partai Final menghadapi Spanyol adalah sebuah kekecewaan terbesar di karier sepakbola saya. Saya harus melewati gelar, akan tetapi tak bisa menahannya (kekecewaan). Kami telah sangat dekat dan bola pun bergulir masuk di empat menit tepat sebelum pertandingan berakhir,” ungkap Sneijder kepada Der Telegraaf, Rabu (11/6/2014).

Sama halnya dengan Robben yang harus mengenang momen pahit saat ia melewatkan kesempatan untuk memenangkan gelar ber-prestige tinggi tersebut untuk kali pertaman bagi The Flying Dutchman. “Kekecewaan adalah seutau bagian karier dari olahraga lelaki. Saya akan mengingat saemua momen kegagalan saya membuat gol. Kami telah dekat untuk memangi turnamen. Saya akan selalu merasa sakit karena hal itua. Akan tetapi itu telah terjadi dan kami tak bisa melakukan apa apa,” imbuh Robben.

About the author

seo

Related Posts