Transfer Yang Membuat Fans Klub Marah

Transfer Yang Membuat Fans Klub Marah

27 Jan, 2018

Bursa transfer biasanya menjadi momen bagi klub untuk mendatangkan pemain baru. Hal itu tentu saja menarik perhatian para fans karena mereka menanti siapa pemain bintang datang ke klub kesayangannya.

Hasil gambar untuk steve mcmanaman

Meskipun begitu, ada beberapa transfer yang tak hanya menarik perhatian fans, namun juga membuat mereka sangat marah. Transfer tersebut biasanya karena sang pemain favorit fans hijrah ke klub rival.

Berikut ini lima transfer yang membuat fans klub Premier League marah

Steve Mcmanaman

Fans Liverpool marah ketika mengetahui Steve McManaman mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Real Madrid secara gratis pada Januari 1999. Kontrak Macca akan berakhir pada akhir musim dan produk asli akademi The Reds itu ingin bermain dengan tim terbaik di Eropa.

McManaman mendapat kritik karena membiarkan kontraknya berakhir dan mengincar uang di luar negeri. Namun, keputusan pemain asal Inggris itu tidak salah karena ia mampu memenangkan dua gelar La Liga dan dua Liga Champion selama empat tahun di Spanyol.

McManaman juga dicintai oleh publik Bernabeu karena dedikasi dan kemampuannya membaca permainan. Namun, kariernya bersama Los Blancos akhirnya harus selesai ketika proyek Galacticos dimulai.

Robin Van Persie

Kemarahan dan tetesan air mata mengiringi kepergian Robin van Persie menuju Manchester United pada musim panas 2012. Kontrak striker Belanda itu akan habis pada musim berikutnya dan Van Persie mengatakan kepada klub tidak ingin menambah masa baktinya.

Kepergian Van Persie tentu saja sangat disesali fans The Gunners. Arsenal menjual pemain kepada MU yang bisa memberi mereka gelar Premier League.

Ashley Cole

Fans Arsenal masih menyimpan kebencian kepada Ashley Cole. Ia bergabung dengan Chelsea pada 2006 setelah hubungannya dengan Arsenal memburuk karena masalah kontrak.

Cole bahkan dijuluki “Cashley Cole” oleh suporter The Gunners karena dianggap mata duitan. Padahal, Cole merupakan bagian dari skuad ‘Invincibles’ Arsene Wenger saat meraih trofi Premier League 2003/04.

Raheem Sterling

Fans Liverpool sekarang sangat membenci Raheem Sterling. Bahkan Sterling dicap sebagai Si Judas setelah memutuskan pindah ke Manchester City dengan biaya 49 juta pounds pada tahun 2015.

Sterling memenangkan Piala Liga pada 2016 melawan Liverpool dan bermain cemerlang di bawah asuhan Josep Guardiola. Nampaknya cacian dari para fans yang sakit hati tidak terlalu mempengaruhi Sterling.

 

About the author

Related Posts