Replay “1998” Yang Menghubungkan 2 Zinadine Zidane

Replay “1998” Yang Menghubungkan 2 Zinadine Zidane

14 May, 2017

 Final Liga Champions musim ini berpotensi mempertemukan Juventus dengan juara bertahan Real Madrid. Andai itu benar terjadi, maka nama Zinedine Zidane pasti bakal mendapatkan perhatian tersendiri.

zidabe

Jika Juventus bertemu dengan Madrid di Cardiff, berarti itu akan menjadi replay alias ulangan final edisi 1998 silam.

Ada satu hal menghubungkan keduanya. Penghubung itu bernama Zidane; satu orang Zidane dari dua generasi yang berbeda, yakni Zidane sebagai pemain Juventus dan Zidane sebagai pelatih Madrid.

Amsterdam Arena, 20 Mei 1998.

Juventus tampil di final Liga Champions beruntun mereka yang ketiga, sedangkan Madrid ke final untuk pertama kalinya di era Liga Champions. Juventus mengincar gelar European Cup ke-3 setelah 1984/85 dan 1995/96. Sementara itu, Madrid mengincar gelar ke-7, juga yang pertama dalam 32 tahun.

Juventus musim itu dilatih oleh Marcelo Lippi dan diperkuat sederet pemain bermental juara. Termasuk di antaranya adalah duet penyerang Alessandro Del Piero dan Filippo Inzaghi. Beroperasi sebagai trequartista di belakang mereka, ada nama Zidane.

Juventus finis sebagai runner-up di belakang Manchester United di Grup B. Juventus lalu mengeliminasi Dynamo Kiev dengan agregat 5-2 di perempat final. Dalam partai dua leg itu, Inzaghi menyumbang empat gol dan Del Piero satu.

Lolos dari hadangan Kiev, Juventus ditantang AS Monaco di semifinal. Juventus menang 4-1 di Stadio delle Alpi pada leg pertama. Del Piero mencetak hattrick dan satu gol lainnya dilesakkan oleh Zidane. Juventus kalah 2-3 di Monte Carlo pada leg kedua, tapi itu tak cukup untuk menghentikan langkah mereka ke final.

Musim 1997/98 adalah satu-satunya musim Madrid dilatih oleh Jupp Heynckes. Pria Jerman tersebut meninggalkan kesan yang cukup mendalam. Itu berkat pemain-pemain top yang dia miliki di skuatnya, seperti Roberto Carlos, Fernando Hierro, Fernando Redondo, Raul Gonzalez, Fernando Morientes dan Predrag Mijatovic.

Gagal total di kancah domestik, Madrid racikan Heynckes berjaya di habitat asli mereka – Eropa. Madrid finis sebagai juara Grup C, mengungguli Rosenborg, Olympiakos dan Porto. Di fase knockout, Madrid berturut-turut menyingkirkan dua wakil Jerman untuk lolos ke final, yakni Bayer Leverkusen (4-1) dan Borussia Dortmund (2-0).

Juventus dan Madrid pun bertemu di Amsterdam dalam partai pemungkas perebutan gelar juara.

Juventus coba mengambil inisiatif serangan. Peluang emas pertama didapatkan Zidane, tapi tembakannya dari bola liar hasil tendangan bebas Del Piero yang membentur pagar hidup Madrid masih melebar. Kendali permainan lalu dikuasai Madrid, tapi skor 0-0 bertahan hingga jeda.

About the author

Related Posts