Piala Dunia 2014, Samaras Jadi Penentu

Piala Dunia 2014, Samaras Jadi Penentu

24 Jun, 2014

FORTALEZA – Yunani daru dulu memang dikenal sebagai tim dari negara Dewa karena banyak mempunyai dewa-dewa yang dikenal dalam sejarah mitologi, seperti halnya Zeus, Ares, Poseidon, Athena dan lain sebagainya yang selalu menjadi pelindung bagi negara Yunani. Dan di era modern ini, Georgios Samaras muncul sebagai sosok dewa yang menyelamatkan Piratiko. Pasalnya, dalam setiap laga yang ia mainkan bagi Yunani, Samaras selalu bermain seperti sosok pejuang dan tidak pernah merasa mengeluh saat dimainkan di posisi yang bukan merupkan posisinya yang sebenarnya sebagai seorang gladiator serang.

Piala Dunia 2014, Samaras Jadi Penentu

Mengawalii karirnya di OFI Crete, Samaras terus menujukkan perkembangan pesat di Heerenven, Manchester City hingga salah satu klub asal Skotlandia, Celtic. Kali ini, ia berhasil meloloskan Yunani ke babak 16 besar untuk yang kedua kalinya dalam sejarah Piala Dunia, setelah membuat gol kemenangan untuk skor tipis 2-1 atas Pantai Gading.

Tak hanya berhasil mengeksekusi penalti dengan sangat sempurna, Samaras pun juga menjadi pemain yang dilanggar Giovanni Sio usai kesempatannya untuk melakukan tendangan diblog dengan keras. Pemain yang saat ini berusia 29 tahun itu juga telah memenuhi tuntutan kriteria sepakbola modern, karena ia dapat bermain sebagai seorang gelandang serang, pemain sayap maupun winger. Sangat patut dinantikan, apakah Samaras dapat menjadi ‘dewa’ lagi untuk Yunani dan mengulang kejutan yang dilakukannya di tahun 2004 lalu, saat menjadi jawara Piala Eropa.

About the author

Related Posts