Pemain Yang Bermain Tidak Bagus Di Bayern

Pemain Yang Bermain Tidak Bagus Di Bayern

15 Nov, 2017

Bayern Munchen baru saja meraih gelar juara Bundesliga di bawah asuhan Carlo Ancelotti Bayern pun menjadi tim Jerman pertama yang menjuarai Bundesliga lima musim secara beruntun dan ini merupakan gelar liga mereka yang ke-26 juga.

Hasil gambar untuk thomas muller

Ancelotti pun menjadi pelatih pertama yang mampu meraih gelar juara liga di empat dari lima liga terbesar Eropa. Meskipun begitu, ia juga mendapat kritik karena timnya belum tampil terlalu impresif meski dibekali pemain berkualitas.

Para pemain Bayern sepertinya juga masih belum bisa nyetel sepenuhnya dengan gaya permainan yang diinginkan Ancelotti. Akibatnya ada beberapa pemain yang penampilannya justru terlihat menurun dibandingkan dengan musim sebelumnya.

Berikut ini pemain Bayern Munchen yang penampilannya menurun di bawah asuhan Carlo Ancelotti

  1. Thomas Muller

Pada musim 2015/16, Thomas Muller menjadi salah satu pemain tersubur di Eropa setelah mencetak 32 gol untuk pertama kali dalam karirnya. Muller tampil luar biasa dan pada usia 27 tahun ia terlihat siap untuk memasuki masa puncaknya.

Namun, di bawah asuhan Carlo Ancelotti, penampilan Muller justru terlihat buruk. Ia memang menciptakan assist dua kali lipat dibandingkan dengan musim kemarin (10 vs 5) tapi ketajamannya justru menurun drastis (8 vs 32).

  1. David Alaba

Di bawah Josep Guardiola, David Alaba berkembang sangat pesat. Dia sebelumnya sudah menjadi salah satu defender muda yang paling menjanjikan di dunia, namun dengan tangan dingin Guardiola, Alaba beralih dari bek kiri dan bek tengah berkualitas menjadi bek kiri dan bek tengah kelas dunia dan gelandang tengah yang bagus.

Apa yang tidak bisa dilakukan oleh Alaba? Dia bisa mencetak gol, memberi assist, dia bertahan dari pemain yang lebih besar dari dirinya. Dia punya kecepatan, kemampuan set-piece dan juga mental dalam pertandingan besar. Semua atribut yang diinginkan pelatih. Namun, di bawah Ancelotti, Alaba bahkan tidak bisa menyamai permainannya sebelum diambil alih Guardiola.

  1. Phillipp Lahm

Josep Guardiola pernah menyebut Philipp Lahm sebagai pemain paling cerdas yang pernah bekerja sama dengannya dan di bawah tangan dinginnya, Lahm bukan hanya menjadi bek kanan kelas dunia tapi juga gelandang bertahan kelas dunia.

Di bawah Carlo Ancelotti, penampilan Lahm tidak terlihat efektif seperti biasanya. Lahm sudah memutuskan pensiun pada akhir musim sehingga sangat disayangkan ia tidak bisa bermain lebih lama lagi untuk memperbaiki penampilannya dengan Ancelotti.

About the author

Related Posts