Memahami Transfer Rumit Vitolo

14 Jul, 2017

Sesuatu yang ‘gila’ baru saja terjadi di sepakbola Spanyol. Singkatnya; Vitolo pindah dari Sevilla menuju Atletico Madrid via Las Palmas.

Hasil gambar untuk vitolo
Victor Machin Perez atau yang lebih dikenal dengan nama lapangan Vitolo, bisa bermain di beberapa posisi di lini tengah dan depan. Kinerjanya yang apik bersama Sevilla membuatnya diincar beberapa klub besar Eropa. Dalam beberapa pekan terakhir, Chelsea dan Atletico Madrid disebut-sebut sebagai kandidat utama tujuan Vitolo selanjutnya.

Pada akhirnya, Atletico berhasil mendapatkan pemain yang sudah mencatatkan 11 caps bagi timnas Spanyol itu. Namun proses yang harus dilalui untuk kesuksesan transfer ini amat berliku dan rumit.

Sevilla sebenarnya sudah bersiap untuk kehilangan pemain berusia 27 tahun itu. Hanya saja, seperti biasa, Sevilla ingin mendapatkan harga maksimal dari transfer pemain mereka. Sevilla pun mengambil langkah untuk meningkatkan harga sang pemain. Sevilla ingin memperbarui kontrak Vitolo.

Sevilla pun menghubungi Vitolo, ayah, dan agennya untuk menawarkan perpanjangan kontrak. Mereka berusaha meyakinkan Vitolo agar mau menandatangani kontrak baru dengan nilai buyout yang lebih besar. Kontrak lama Vitolo memiliki nilai buyout sebesar 37,5 juta euro dan Sevilla ingin meningkatkannya menjadi 50 juta euro.

Kesepakatan lisan sudah bisa dicapai semua pihak. Ayah dan agen Vitolo bahkan sudah membubuhkan tanda tangan mereka di kontrak baru tersebut. Satu-satunya yang kurang adalah tanda tangan Vitolo. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi Presiden Sevilla, Jose Castro, untuk mengumumkan peresmian kontrak baru itu.

“Hari ini bisa dikatakan bahwa Vitolo adalah pemain Sevilla. Ada banyak yang bicara soal jersey yang akan dipakainya musim depan. Saya pastikan dia akan memakai jersey merah dan putih Sevilla,” terang Castro sembari mengumumkan kontrak baru Vitolo yang diklaimnya berlaku hingga 2022.

Namun Vitolo akhirnya menolak menandatangani kontrak itu karena Sevilla akan memaksa Atleti membayar 50 juta euro jika ia terikat kontrak baru. Meski demikian, Sevilla menganggap kontrak baru itu sudah sah karena di Spanyol, kesepakatan lisan juga dianggap legal, sepanjang pihak terkait bisa membuktikannya.

Tak mau situasi menjadi semakin ruwet, Atleti pun bertindak cepat. Mereka memberikan uang sebesar 37,5 juta euro plus pajak kepada Vitolo. Di Spanyol, buyout alias pemutusan paksa kontrak memang hanya bisa diaktifkan oleh sang pemain sendiri. Prosedurnya, sang pemain membayar harga buyout-nya (plus pajak) di La Liga. Jika sudah dilakukan, maka sang pemain resmi berstatus bebas transfer alias tak terikat di klub mana pun. Vitolo berhasil memutus kontrak itu dengan uang yang disediakan oleh Atletico Madrid.

About the author

Related Posts