Masalah Yang Harus Barca Benarkan Untuk Melawan Madrid

26 May, 2017

Barcelona harus menerima kenyataan kalah dalam perburuan gelar La Liga musim ini. Mereka kalah dari rival abadinya Real Madrid yang akhirnya menjadi kampiun.

Hasil gambar untuk Barcelona

Meski berhasil mengalahkan Eibar dalam pertandingan pamungkas, pasukan Luis Enrique tetap tak mampu mengejar perolehan poin Los Blancos. Lionel Messi dkk harus puas berada di posisi runner up dengan jarak tiga poin dari sang rival.

Barcelona tentu saja harus melakukan perubahan besar pada musim panas setelah kalah dalam perburuan gelar La Liga. Berikut ini masalah yang harus dibenahi Barca agar bisa menantang Real Madrid pada musim depan

Kontrak Baru Messi

Tidak diragukan lagi prioritas nomor satu Barcelona adalah memastikan masa depan Lionel Messi tetap berada di Camp Nou. Kegagalan Barca menjuarai La Liga atau Liga Champions musim ini memang bukan salah Messi.

Pemain terbaik dunia lima kali ini telah bermain sangat cemerlang untuk membawa timnya bersaing memperebutkan gelar – terutama saat mencetak dua gol dalam laga El Clasico yang dramatis melawan Real Madrid pada bulan lalu.

Kontrak Messi akan berakhir pada Juni 2018 sehingga ini artinya ia bisa dengan bebas berbicara dengan klub lain pada awal Januari mengenai potensi pindah dengan status bebas transfer.

Dengan membiarkan kontraknya semakin habis, manajemen Barca akan membayar mahal untuk mengikat Messi sehingga bisa berdampak pada kemampuan mereka untuk melakukan pergerakan di bursa transfer.

 

Tunjuk Pelatih Baru

Luis Enrique memberi jawaban seputar masa depannya pada bulan Maret dengan mengumumkan bahwa ia tidak akan bertahan sebagai pelatih pada musim depan setelah tiga tahun menangani Barcelona.

Banyak nama tenar yang kemudian dikaitkan dengan pekerjaan tersebut, namun semua tanda-tandanya menunjukkan bahwa petinggi Barca akan memilih opsi sederhana dengan Ernesto Valverde dari Athletic Bilbao.

Valverde tidak punya reputasi mentereng seperti Enrique atau Josep Guardiola saat mengambil alih pekerjaan tersebut, namun sama seperti mereka, ia adalah mantan pemain Barca dan memiliki banyak pengalaman di La Liga sebagai pelatih dengan lebih dari 400 pertandingan dengan menangani Bilbao, Espanyol, Valencia dan Villarreal.

 

Rekronstruksi Lini Tengah

Barcelona sudah mengalami perubahan gaya bermain selama beberapa tahun terakhir dari tim Guardiola yang dibangun dengan Xavi dan Andres Iniesta di lini tengah menjadi tim papan atas yang bergantung pada kekuatan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar di lini depan.

Setelah Xavi pergi dan Iniesta tidak sering tampil reguler karena menginjak 33 tahun, Barca sangat kesulitan menemukan penerus kedua pemain terhebat dalam sejarah klub tersebut.

 

 

About the author

Related Posts