Beberapa Pemain Yang Salah Memilih Klub

28 May, 2017

Sepakbola bisa memberikan uang dan ketenaran tapi di sisi lain juga menghadirkan beragam kesulitan. Namun, pemain juga dihadapkan dengan beberapa pilihan yang sulit dalam karirnya.

Hasil gambar untuk lucas perez

Salah satu keputusan paling penting dalam kehidupan setiap pemain sepakbola adalah ketika memutuskan mencari klub baru. Banyak pemain sudah membuktikan bahwa mereka bisa meraih kesuksesan yang lebih baik dengan pindah klub.

Namun, tidak semua pemain bernasib baik setelah memutuskan bergabung dengan tim barunya. Berikut ini pemain yang mungkin telah memilih klub yang salah pada musim panas 2016

Lucas Perez Pemain berusia 28 tahun ini punya reputasi yang cukup bagus berkat penampilan impresifnya bersama Deportivo La Coruna. Ia akhirnya memutuskan pindah ke Arsenal pada musim panas kemarin sebagai langkah selanjutnya dalam karir sepakbolanya.

Kurang dari setahun setelah pindah ke Emirates Stadium pada bulan Agustus, Perez sedang diambang pintu keluar klub. Striker asal Spanyol tersebut gagal membuat dampak di klub barunya dan merasa frustrasi karena sering berada di bangku cadangan.

Sempat diganggu oleh cedera, Perez kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler dan sekarang menjadi striker pilihan kelima di klub setelah Alexis Sanchez, Olivier Giroud, Theo Walcott dan Danny Welbeck.

Gabriel Barbosa Pemain Brasil ini memainkan peran penting saat mengantarkan Santos memenangkan Campeonato Paulista pada tahun 2015 dan 2016. Ia memutuskan pindah ke Inter Milan pada musim panas lalu dengan harapan bisa meniru mantan rekan setimnya di Santos, Neymar.

Namun, Gabriel sepertinya terlalu cepat pindah ke Eropa karena ia kesulitan mendapatkan menit bermain di Giuseppe Meazza. Gabriel yang sebelumnya menjadi andalan utama Santos sekarang cuma diberi kesempatan tampil delapan laga dan tidak pernah menjadi starter.

Michy Batshuayi Chelsea, selama satu dekade terakhir, punya kebiasaan memboyong pemain bertalenta dari seluruh Eropa. The Blues pun akhirnya memilih stiker muda Belgia untuk menambah kekuatan lini depan setelah tampil cemerlang bersama Marseille.

Meski diminati beberapa klub lainnya, Batshuayi sangat percaya diri ketika memutuskan hijrah ke Stamford Bridge pada musim panas kemarin. Namun, Batshuayi justru kesulitan mendapatkan kesempatan bermain karena Eden Hazard dan Diego Costa sudah menemukan permainan terbaiknya.

Paco Alcacer merupakan pemain didikan akademi Valencia. Pemain berusia 23 tahun itu kemudian mampu membuktikan dirinya sebagai striker yang menjanjikan setelah mencetak 14 gol dari 37 penampilan pada musim kemarin.

Ketika tawaran dari Barcelona datang, Alcacer tak kuasa menolaknya. Namun, ia akhirnya justru harus menemui kenyataan kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler karena harus bersaing dengan trio MSN.

About the author

Related Posts